Globalisasi merupakan salah saru faktor yang
mendorong kemajuan suatu bangsa. Contohnya, seperti Negara Indonesia yang
melakukan perubahan untuk penyesuaian dengan adanya globalisasi. Salah satu aspek
yang menjadi sorotan pemerintah melakukan perubahan yakni pendidikan bangsa.
Dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, maka Indonesia secara perlahan
mampu bersaing di pasar internasional. Pendidikan telah lama diselenggarakan
oleh Negara Indonesia, tetapi fakta membuktikan bahwa kualitas pendidikan di
Indonesia masih tergolong rendah. Seiring berjalannya waktu, hasil atau produk
pendidikan mengalami degradasi moral.
Selalu berusaha melakukan yang terbaik Memaksimalkan seluruh upaya untuk bisa meraih yang terbaik
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 24 April 2013
Selasa, 01 Mei 2012
Sistem Among Ki Hajar Dewantara
Di Indonesia kita mengenal dan melaksanakan sistem pendidikan yang dikenal dengan sebutan sitem among yang dilaksanakan dan dikembangkan oleh pengurus nasional taman siswa yang bepusat di Jogjakarta. Dalam sistem among ini dikembangkan tiga metode dasar yaitu:
a. Ing ngarsa sung tuladha
Jumat, 23 Maret 2012
Pengertian, Jenis dan Manfaat Media
a.
Pengertian
Media adalah bagian yang tidak
terpisahkan dari proses belajar mengajar demi tercapainya tujuan pendidikan
pada umumnya dan tujuan pembelajaran di sekolah pada khususnya (Arshad, 2011:
2-3). Pengertian media secara khusus
dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis,
photografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali
informasi visual atau verbal (Arsyad, 2011:3).
Rabu, 21 Maret 2012
Pendidikan Karakter dan Pesantren
Karakter (character)
mengacu pada serangkaian sikap (attitudes),
perilaku (beharivours), motivasi (motivations) dan keterampilan (skills). Karakter meliputi sikap seperti
keinginan untuk melakukan hal yang terbaik, kapasitas intelektual seperti
berpikir kritis dan alasan moral, perilaku seperti jujur dan bertanggung jawab,
mempertahankan prinsip moral dalam situasi penuh ketidakadilan, kecakapan
interpersonal dan emosional yang memungkinkan seseorang berinteraksi secara
efektif dalam berbagai keadaan dan komitmen untuk berkontribusi dengan
komunitas dan masyarakatnya. Individu yang berkarakter baik adalah seseorang
yang berusaha melakukan hal yang terbaik.
Karakter menurut
Alwisol (2006: 8) diartikan sebagai gambaran tingkah laku yang menonjolkan
nilai benar-salah, baik-buruk, baik secara eksplisit maupun imlisit. Karakter
berbeda dengan kepribadian, karena pengertian kepribadian dibebaskan dari
nilai. Meskipun demikian, baik kepribadian maupun karakter berwujud tingkah
laku yang ditunjukkan ke lingkungan sosial. Keduanya relatif permanen serta
menuntun, mengarahkan dan mengorganissasikan aktivitas individu.
Senin, 28 November 2011
GURU UJUNG TOMBAK PENCAPAIAN KOMPETENSI SISWA
Efektivitas dan efisensi pembelajaran di sekolah tergantung oleh peran guru. Peranan guru dalam pembelajaran merupakan tindakan atau perilaku guru dalam mempengaruhi siswa dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Guru harus mampu mengoptimalkan tugas yang diembannya yakni sebagi perencana, pelaksana dan penilai pembelajaran. Guru dituntut mampu mewujudkan perilaku mengajar secara tepat agar kualitas pembelajaran dapat menghasilkan pribadi yang unggul. Dalam upaya mengefektifkan tujuan pembelajaran, maka guru dituntut dapat mengembangkan dan
Langganan:
Postingan (Atom)