Rabu, 21 Maret 2012

Ibu Bijaksana jadikan Anak yang Luar Biasa


Suatu hari, seorang bocah berusia 4 tahun, agak tuli dan bodoh di sekolah, pulang ke rumahnya membawa secarik kertas dari gurunya. Ibunya membaca kertas tersebut, ” Tommy, anak ibu, sangat bodoh. Kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah.”


Pendidikan Karakter dan Pesantren

Karakter (character) mengacu pada serangkaian sikap (attitudes), perilaku (beharivours), motivasi (motivations) dan keterampilan (skills). Karakter meliputi sikap seperti keinginan untuk melakukan hal yang terbaik, kapasitas intelektual seperti berpikir kritis dan alasan moral, perilaku seperti jujur dan bertanggung jawab, mempertahankan prinsip moral dalam situasi penuh ketidakadilan, kecakapan interpersonal dan emosional yang memungkinkan seseorang berinteraksi secara efektif dalam berbagai keadaan dan komitmen untuk berkontribusi dengan komunitas dan masyarakatnya. Individu yang berkarakter baik adalah seseorang yang berusaha melakukan hal yang terbaik.

Karakter menurut Alwisol (2006: 8) diartikan sebagai gambaran tingkah laku yang menonjolkan nilai benar-salah, baik-buruk, baik secara eksplisit maupun imlisit. Karakter berbeda dengan kepribadian, karena pengertian kepribadian dibebaskan dari nilai. Meskipun demikian, baik kepribadian maupun karakter berwujud tingkah laku yang ditunjukkan ke lingkungan sosial. Keduanya relatif permanen serta menuntun, mengarahkan dan mengorganissasikan aktivitas individu.

Expression 1

“ABOUT LOVE”
¨     I am in love at the first sight              : Aku kasmaran pada pandangan pertama
¨     You are my dream love                      : Kaulah idamanku
¨     My heart will go on                            : Hatiku tak pernah berubah
¨     I miss you like crazy                          : Ku rindu kamu setengah mati
     You are all that I need                        : Kaulah segalanya bagiku

Rabu, 28 Desember 2011

Manajemen Logistik

         Manajemen Logistik alias Manajemen Perbekalan merupakan aktivitas perusahaan yang sangat penting dalam menunjang kelancaran produksi dari suatu perusahaan. Logistik modern dapat didefinisikan sebagai proses pengelolaan yang strategis terhadap pemindahan dan penyimpangan barang, suku cadang dan barang-